dynurhabuilding in public
CASE STUDY · ACTUAL WORK

Awalan Karya

Keluar dari Jebakan Headline Murah dengan Copy yang Punya Irama

Bagaimana riset kompetitor mengubah strategi Google Ads dari perang klaim harga menjadi pesan yang lebih mudah diingat.

Oleh ··6 menit baca

JAWABAN SINGKAT

Kompetitor ramai memakai headline harga murah yang tidak konsisten dengan halaman tujuan. Awalan Karya mengambil jalur berbeda lewat copy berima seperti “Kerja Gak Ngaret, Hasil Awet”. Pendekatan ini mencatat CPC sekitar Rp1.000 dan menghasilkan sekitar 50 leads per hari.

Snapshot hasil

Rp1.000

CPC

Biaya per klik yang tercatat dalam ringkasan campaign.

50

Leads per hari

Lead velocity harian berdasarkan catatan performa.

350

Proyeksi leads per minggu

Turunan matematis 50 leads dikali 7 hari, bukan angka dashboard terpisah.

±1.500

Proyeksi leads per 30 hari

Turunan matematis 50 leads dikali 30 hari jika laju tetap.

Konteks awal

Saat riset kompetitor, pola iklannya terasa seragam. Banyak headline menonjolkan harga seperti “Murah cuma 50 ribu per m2, khusus hari ini”, tetapi penawaran di landing page tidak selalu sama dengan janji iklannya.

Masalahnya bukan sekadar copy yang membosankan. Ketidaksesuaian pesan berisiko menghasilkan klik yang salah ekspektasi, menurunkan trust, dan membuat brand ikut terseret ke perang harga.

Apa yang gue temukan

Kategori terjebak perang harga

Mayoritas pemain memakai angka murah sebagai pembeda, sehingga pesan terlihat sama dan mudah diabaikan.

Message match lemah

Headline menarik klik, tetapi pengalaman setelah klik tidak selalu memenuhi janji yang dibawa iklan.

Tidak ada aset yang mudah diingat

Harga dapat ditiru kompetitor. Irama kata dan karakter pesan memberi peluang recall yang lebih kuat.

Apa yang gue kerjakan

  1. 01

    Memetakan pola kompetitor

    Mengelompokkan headline berdasarkan harga, urgensi, kualitas, dan janji pengerjaan untuk menemukan ruang yang belum ramai.

  2. 02

    Menggeser pembeda dari murah ke kepastian

    Pesan dibangun di sekitar ketepatan waktu dan daya tahan hasil, dua kecemasan yang lebih dekat dengan keputusan calon customer.

  3. 03

    Membuat copy berima

    Kalimat “Kerja Gak Ngaret, Hasil Awet” dipakai agar manfaat lebih ringkas, punya karakter, dan mudah menempel di kepala.

  4. 04

    Menjaga kesinambungan setelah klik

    Arah copy iklan dipertahankan pada pengalaman landing page agar ekspektasi calon lead tidak berubah di tengah jalan.

Apa yang berubah

Campaign dapat memperoleh klik dengan CPC sekitar Rp1.000 dan mencatat sekitar 50 leads per hari. Jika laju itu stabil, secara matematis setara 350 leads per minggu atau sekitar 1.500 leads dalam periode 30 hari.

Pelajaran terbesarnya bukan bahwa rima selalu menang. Yang bekerja adalah keberanian keluar dari pola kategori sambil tetap membawa manfaat yang relevan dan jujur.

Angka yang tersedia

  • CPC sekitar Rp1.000.
  • Lead velocity sekitar 50 per hari.
  • 350 per minggu dan sekitar 1.500 per 30 hari adalah angka turunan, bukan pembacaan dashboard baru.

Yang belum bisa diklaim

  • Periode campaign dan total spend belum tersedia.
  • Jumlah klik, impression, CTR, conversion rate, dan CPL belum dapat dihitung tanpa data dasar.
  • Kualitas lead sampai menjadi revenue belum ditampilkan.

WHAT I LEARNED

Hal yang gue bawa ke project berikutnya

01

Riset kompetitor berguna untuk mencari pola yang harus dihindari, bukan hanya ditiru.

02

Copy yang mudah diingat tetap harus membawa manfaat yang benar-benar bisa dipenuhi.

03

CPC murah belum cukup. Campaign berikutnya harus mendokumentasikan CPL, qualified lead rate, dan revenue per lead.

TENTANG PENULIS

Dynurha

Performance marketer yang bekerja di persimpangan media buying, website, tracking, conversion, dan unit economics.